Terbaru

6/recent/ticker-posts

Apa itu Hosting: Pengertian dan Jenis-jenis hosting

Hosting adalah gudang dari semua data-data dari suatu website. Data seperti tulisan, gambar, plugin, video, script, dan segala macam pengaturan website akan tersimpan di sebuah server yang kita sebut dengan hosting.


Saya sering mengibaratkannya seperti ini:
Jika website diibaratkan sebagai sebuah toko, maka Domain adalah nama tokonya,, sedangkan Hosting adalah bangunan dari toko tersebut.
Baca juga: Apa itu Domain?

Kamu bisa memiliki hosting pribadi, menumpang di hosting teman, ataupun menyewa jasa hosting. Saat ini pun sudah ada banyak sekali penyedia hosting yang menawarkan harga mulai dari yang sangat-sangat murah, hingga harga untuk layanan premium. Beberapa hosting yang cukup populer di Indonesia seperti:

  • dewaweb
  • niagahoster
  • idwebhost
  • domainesia
  • hostinger

Sebenarnya masih ada banyak lagi, jadi silahkan browsing sendiri di Google. Sangat disarankan untuk memilih hosting yang memiliki reputasi baik. Jangan tergiur dengan tawaran jasa hosting yang murah dari penyedia jasa hosting yang belum punya nama, kecuali kamu benar-benar yakin dan berani menerima resiko apapun yang akan terjadi.



Jenis-jenis Hosting

Hosting bisa dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan cara penggunaannya yaitu: shared hosting, dedicated hosting, VPS hosting, dan cloud hosting. Perbedaannya adalah berapa banyak orang yang menggunakan hosting tersebut, ada hosting yang digunakan beramai-ramai, ada pula yang digunakan sendiri.

Shared Hosting

Shared hosting adalah yang paling umum digunakan. Suatu server yang dijadikan shared hosting akan digunakan untuk lebih dari satu website atau client. Jadi, dalam satu server hosting yang sama, akan ada banyak client yang menggunakannya.

Karena satu hosting tersebut dipakai beramai-ramai, maka harga sewanya akan lebih murah dari jenis hosting lainnya. Bahkan ada yang menawarkan kurang dari Rp. 10.000 perbulannya. Wajar saja sih, karena satu shared hosting bisa melayani puluhan hingga ratusan website. Ibarat kata, kamu berbagi biaya sewa server dengan banyak orang sehingga biaya sewanya jadi lebih murah.

Karena harganya yang sangat murah, shared hosting menjadi pilihan yang cukup populer, terutama untuk website-website yang tidak terlalu berat. Jika kamu ingin menjadi blogger, membuka toko online kecil-kecilan, atau sekedar membuat halaman informasi, maka shared hosting adalah pilihan yang sangat tepat.

Dedicated Hosting

Dedicated hosting adalah kebalikan dari shared hosting. Jika shared hosting dipakai beramai-ramai, maka dedicated hosting dipakai hanya untuk satu client atau website. Biasanya dedicated hosting ini digunakan untuk website-website besar yang memiliki traffic sangat besar sehingga membutuhkan server yang besar untuk melayaninya.

Dedicated hosting biasanya digunakan untuk website e-commerce, atau sistem informasi sebuah perusahaan. Keunggulan dari dedicated hosting ini yaitu kita bisa mengotak-atik servernya sesuka hati dan juga mendapatkan layanan premium dari penyedia hosting karena harganya yang terbilang cukup mahal.

Poin pentingnya, dedicated hosting adalah hosting yang tepat bagi kamu yang tidak ingin ribet dan ingin punya tempat yang luas. Biasanya hosting ini digunakan pada website untuk usaha besar. Jadi jika kamu ingin membuat website yang pasti trafficnya akan ratusan bahkan ribuan orang per menit, maka kamu harus pakai dedicated hosting.

VPS Hosting

VPS hosting berada diantara shared hosting dan dedicated hosting. Kamu akan berbagi dengan client lain dalam satu hosting yang sama, tapi kamu bisa mengatur sendiri konfigurasi dan pembagian sumber daya sesuai dengan kebutuhan website kamu.

Hampir sama dengan shared hosting, bedanya hanya pada otoritas yang diberikan untuk mengatur konfigurasi. Tapi kamu harus cukup berhati-hati jika mau menggunakan VPS hosting. Sesuai dengan namanya, kamu juga harus paham bagaimana cara menggunakan VPS. Jika kamu tidak paham, maka lebih baik menggunakan cloud hosting atau dedicated hosting saja.

VPS hosting ini biasanya digunakan oleh para blogger atau website dengan traffic yang cukup banyak sehingga sudah tidak bisa lagi dilayani oleh shared hosting.

Cloud Hosting

Cloud hosting adalah jenis hosting yang cukup populer belakangan ini. Kelebihannya adalah jarang sekali down karena website akan disimpan di beberapa server virtual. Jadi ketika website kamu tidak bisa diakses karena servernya down, maka server lain akan menghidupkan website kamu.

Jika kamu cukup serius dalam mengelola website, cloud hosting adalah salah satu pilihan yang cukup bagus sebagai alternatif dari shared hosting. Apalagi jika kamu ingin website kamu on terus dan tidak mudah down.



Itulah pengertian hosting dan beberapa jenis hosting yang bisa kamu gunakan untuk website kamu. Pilihlah hosting yang paling sesuai dengan kebutuhan kamu.

Baca juga artikel lainnya di alaguru.com


Baca juga:
Langkah awal sebelum memulai blog
Apa itu SEO / Search Engine Optimization
Tips blogging untuk blogger pemula


Post a Comment

0 Comments